1,331 views

* Sumber : edukasi.kompasiana.com/2012/06/13/awas-penipuan-atas-nama-ustad-yusuf-mansyur-469513.html

Kira-kira dua minggu yang lalu, ketika saya pergi ke ATM untuk mengambil uang yang semakin menipis di kantong, saya menemukan di atas mesin ATM sebuah selebaran.

Selebaran itu berjudul “7 (Tujuh) Langkah Meraih Rizqi Melimpah & Halal, Insya Allah Sukses”.

Di bawahnya ada tulisan “Ditulis oleh Ustadz Yusuf Mansyur”. Ada fotonya Ustad Yusuf Mansur.

Lalu dibawahnya lagi ada tulisan.

Keajaiban Sedekah/Memberi Dengan Ikhlas.

PROGRAM INVESTASI SEDEKAH dijalankan dengan Ikhlas dan Jujur.

Yakinlah Anda akan memperoleh hasil dari sedekah Anda tersebut.

GRATIS!!!

Ambil Satu Bundel.

Sekilas tampaknya selebaran tersebut mengandung isi yang mengajak kepada kebaikan. Kata-katanya juga seolah-olah merupakan program yang diluncurkan oleh Ustad Yusuf Mansyur. Di halaman kedua, dituliskan pula beberapa hadits dan ayat Al-Qur’an tentang keutamaan bersedekah. Di antaranya:

“Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan kecuali ia bertambah, bertambah, bertambah”. (HR. AT-Tirmidzi)

“Siapa yang memberi pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan balasannya dan baginya pahala yang mulia” (QS. Al-Hadiid)

Lalu dilanjutkan dengan halaman berikutnya yang berisi testimoni beberapa orang yang telah melakukan apa yang dianjurkan dalam selebaran itu. Ada lima “kisah nyata” yang dituliskan di selebaran ini. Salah satunya adalah dari Rachman Silalahi, Jakarta Selatan. Dituliskan bahwa ia telah melaksanakan anjuran “bersedekah”. Dikatakan bahwa ia telah mengubah nasibnya dengan mengikuti anjuran selebaran itu. Pada awalnya dia “menyebar” uang Rp. 80.000,- ke empat orang yang tertulis di selebaran, masing-masing Rp. 20.000,-. Setelah 2,5 bulan, kemudian dia mencoba mengintip saldo uangnya di ATM. Terkejutlah dia bahwa saldonya telah meningkat menjadi Rp. 375.853.250,-. Alhamdulillah …………. katanya.

Tapi di balik bahasa yang penuh dengan ungkapan agama itu, saya justru menangkap hal yang janggal. Peningkatan saldo sebesar itu dalam waktu singkat adalah hal yang mustahil dalam logika saya. Daripada kelamaan mikir, saya pun membuka halaman berikutnya. Haaaaaa ……………… akhirnya ketahuan bahwa ini tak ubahnya seperti permainan uang atau arisan berantai. Inilah modusnya:

penipuan 1

Gambar di atas adalah daftar di mana yang tertarik mengikuti anjuran itu harus terlebih dahulu mentransfer uang masing-masing sejumlah Rp. 20.000,- ke orang-orang tersebut.. Setelah itu, pengikut baru itu membuat daftar sendiri, dengan menghilangkan nama teratas, dan memasukkan nama pengikut baru ke posisi paling bawah, seperti gambar di bawah:

penipuan 2

Selanjutnya pengikut baru membuat selebaran sebanyak-banyaknya yang disebarkan di beberapa ATM. Nah, masuklah pengikut baru ke dalam perangkap mimpi-mimpi yang memabukkan.

Pertanyaannya:

Siapakah yang dapat menjamin selebaran dari pengikut baru akan nangkring terus di atas mesin ATM? Tidakkah terbuka kemungkinan komplotan penipu akan menggantinya dengan selebaran milik komplotan?

Jika selebaran ini terbukti sebuah penipuan dan terjaring oleh aparat kepolisian, maka nama pengikut baru akan terkena sebagai tersangka. Nah loh …………………

Kepada para nasabah bank, berhati-hatilah terhadap penipuan model ini. Jangan terbujuk dengan mimpi-mimpi yang memabukkan.

Hati-hati juga bahwa modus ini telah menyalahgunakan nama besar Ustad Yusuf Mansyur. Percayakah kita bahwa ini benar-benar program yang diluncurkan oleh beliau? Nggak mungkin lah yau …………..

Jika anda ikut, anda dapat ikut terjaring menjadi tersangka dan dapat dikenakan pasal penipuan sekaligus pencemaran nama baik.

Akhirnya, saya berharap semoga ini dapat segera diketahui oleh Ustad Yusuf Mansyur dan ditangani oleh kepolisian, agar tidak merugikan banyak pihak, baik masyarakat, Ustad Yusuf Mansyur yang namanya dicatut, dan juga nama Islam yang disalahgunakan untuk penipuan dengan kedok sedekah ini.

http://penipuan.indonesia001.org/